Tentang Kecerdasan Spasial

Tentang Kecerdasan Spasial

Kecerdasan spasial merupakan kecerdasan yang mencakup kemampuan berpikir dalam gambar, serta kemampuan untuk menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai macam aspek dunia visual-spasial. Kecerdasan visual-spasial berkaitan dengan kemampuan menagkap warna, arah, ruang secara akurat.

Dalam kecerdasan spasial diperlukan adanya pemahaman kiri-kanan, pemahaman perspektif, bentuk-bentuk geometris, menghubungkan konsep spasial dengan angka,kemampuan dalam mentransformasi mental dari bayangan visual. Faktor-faktor tersebut juga diperlukan dalam belajar matematika.

Peranan kecerdasan spasial terhadap matematika disokong beberapa studi validitas. Hills (dalam Mc Gee, 1979) meneliti hubungan antara berbagai tes kecerdasan visual-spasial yang melibatkan visualisasi dan orientasi dari Guiford dan Zimmerman dengan nilai matematika ditemukan ada korelasi yang tinggi antara kecerdasan visual-spasial dengan nilai matematika, bila dibandingkan dengan tes verbal dan penalaran.

Dipandang dari konteks matematika khususnya geometri ternyata kemampuan spasial sangat penting untuk ditingkatkan, hal ini mengacu dari hasil penelitian berikut ini. National Academy of Science (2006) mengemukakan bahwa setiap siswa harus berusaha mengembangkan kemampuan dan penginderaan spasialnya yang sangat berguna dalam memahami relasi dan sifat-sifat dalam geometri untuk memecahkan masalah matematika dan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri khusus dari kecerdasan spasial adalah pemahaman tentang arah, serta berpikir dan merencanakan sesuatu dalam tiga dimensi. Sedangkan ciri umum dari kecerdasan spasial adalah: SUMBER
1. Sangat senang bermain dengan bentuk dan ruang , seperti Puzzle dan balok
2. Tidak mengalami kesulitan membaca peta
3. Lebih tertarik pada gambar dari pada tulisan
4. Peka terhadap warna
5. Suka fotografi atau videografi
6. Mampu membayangkan sebuah benda dilihat dari berbagai sudut
7. Imajinatif (Suka membayangkan)
8. Pandai menggambar

Kegiatan yang dapat meningkatkan kecerdasan spasial sebagai berikut:
1. Mainkan puzzle, kubus Rubik, rumah sesat, atau teka-teki visual lainnya.
2. Photografi
3. Melukis, mematung, menggambar, video, desain grafis, atau seni visual lainnya.

Menurut Abdurrahman (Apriani, 2007:56 )ada lima jenis kemampuan visual spasial yaitu :
1. Hubungan keruangan (spasial relation)
Menunjukan persepsi tentang posisi berbagai objek dalam ruang. Dimensi fungsi visual ini mengimplikasikan persepsi tentang tempat suatu objek atau symbol (gmabar, huruf, dan angka) hubungan ruangan yang menyatu dengan sekitarnya.
2. Diskriminasi visual (visual discrimination)
Menunjukan pada kemampuan membedakan suatu objek dari objek yang lain. Misalkan membedakan antara gambar balok dan kubus.
3. Diskriminasi bentuk latar belakang (Figure-ground discrimination)
Menunjukan pada kemampuan membedakan suatu objek dari latar belakang yang mengelilinginya. Anak memiliki kekurangan dalam bidang ini tidak dapat memusatkan perhatian pada suatu objek karena sekeliling objek tresebut ikut mempengaruhi perhatiannya.
4. Visual Clouser
Menunjukan pada kemampuan mengingat dan mengidentifikasi suatu objek, meskipun objek tersebut tidak diperhatikan secara keseluruhan.
5. Mengenal Objek (Object recognition)
Menujukan pada kemampuan mengenal sifat berbagai objek pada saat mereka memandang . Pengenalan tersebut mencakup berbagai bentuk geometri, huruf, angka dsb.